Kontrol Lalu Lintas Udara (ATC: Air Traffic Control)
Embed This Widget
Add the script tag and a data attribute to embed this widget.
Embed via iframe for maximum compatibility.
<iframe src="https://planefyi.com/iframe/glossary/atc/" width="420" height="400" frameborder="0" style="border:0;border-radius:10px;max-width:100%" loading="lazy"></iframe>
Paste this URL in WordPress, Medium, or any oEmbed-compatible platform.
https://planefyi.com/glossary/atc/
Add a dynamic SVG badge to your README or docs.
[](https://planefyi.com/glossary/atc/)
Use the native HTML custom element.
Definition
Layanan berbasis darat yang mengarahkan pergerakan pesawat di udara dan di darat untuk memastikan pemisahan dan keselamatan yang tepat.
Apa Itu Kontrol Lalu Lintas Udara?
Air Traffic Control (ATC) adalah layanan berbasis darat yang bertanggung jawab untuk mengelola aliran pesawat yang aman, tertib, dan efisien — baik di udara maupun di darat. Kontroler mengeluarkan izin dan instruksi yang jelas kepada pilot untuk memastikan pemisahan yang memadai antara pesawat dan mengoordinasikan arus lalu lintas yang efisien melalui ruang udara yang padat.
Fungsi ATC Utama
- Kontrol area terminal (TCA): Mengelola pesawat yang mendekati dan meninggalkan bandara dalam radius sekitar 50 km.
- Kontrol en-route: Memantau pesawat saat terbang antara bandara di ketinggian jelajah.
- Kontrol darat: Mengarahkan pesawat, kendaraan, dan personel di permukaan bandara.
- Klirens pengiriman: Mengeluarkan izin rencana penerbangan sebelum keberangkatan.
Teknologi ATC
ATC modern bergantung pada radar surveillance (primary dan secondary), sistem komunikasi suara dan data, tampilan strip penerbangan elektronik, dan semakin banyak, sistem ADS-B (Automatic Dependent Surveillance-Broadcast) yang menggunakan GPS.