Kotak Hitam (FDR/CVR) (Black Box (FDR/CVR))
Embed This Widget
Add the script tag and a data attribute to embed this widget.
Embed via iframe for maximum compatibility.
<iframe src="https://planefyi.com/iframe/glossary/black-box/" width="420" height="400" frameborder="0" style="border:0;border-radius:10px;max-width:100%" loading="lazy"></iframe>
Paste this URL in WordPress, Medium, or any oEmbed-compatible platform.
https://planefyi.com/glossary/black-box/
Add a dynamic SVG badge to your README or docs.
[](https://planefyi.com/glossary/black-box/)
Use the native HTML custom element.
Definition
Perekam penerbangan tahan kecelakaan — Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) — yang digunakan untuk menyelidiki insiden dan kecelakaan udara.
Apa Itu Kotak Hitam?
Istilah kotak hitam adalah nama populer untuk dua perekam penerbangan berbeda namun saling melengkapi yang diwajibkan pada semua pesawat komersial: Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR). Meskipun namanya "hitam", kotak-kotak ini sebenarnya berwarna oranye terang untuk memudahkan pencarian setelah kecelakaan.
Flight Data Recorder (FDR)
FDR merekam ratusan parameter penerbangan: ketinggian, kecepatan udara, heading, sudut pitch dan bank, posisi flap, pengaturan tenaga mesin, dan banyak lagi. Pesawat modern merekam lebih dari 1.000 parameter berbeda. Data ini memungkinkan penyelidik merekonstruksi apa yang dilakukan pesawat secara fisik selama jam-jam terakhir penerbangan.
Cockpit Voice Recorder (CVR)
CVR merekam semua audio di kokpit: percakapan kru, komunikasi radio, suara alarm, dan suara latar belakang seperti bunyi mesin atau impak. CVR biasanya menyimpan rekaman 2 jam terakhir secara berputar (loop).
Daya Tahan
Kedua perekam dirancang untuk bertahan dalam kondisi ekstrem: benturan dengan gaya G tinggi, api pada suhu 1.100°C selama 30 menit, tekanan air dalam di bawah 6.000 meter, dan cairan korosif.